Home Health Mengapa diabetes bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain?

Mengapa diabetes bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain?

50
0

Mengapa diabetes bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain?

Banyak penderita diabetes yang awalnya tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap diabetes, karena diabetes bisa terjadi tanpa gejala atau gejalanya terlalu biasa sehingga diabaikan. Sehingga tidak minum obat maupun mengubah gaya hidup. Akhirnya terjadi kadar gula darahyang makin meningkat yang merusak organ-organ vital seperti jantung, ginjal,saraf, dan mata. Dengan demikian timbul komplikasi penyakit- penyakit sepertipenyakit jantung, gagal ginjal, penyakit saraf, atau gangguan mata.

Para ahli menggolongkan komplikasi menjadi kom­plikasi akut dan komplikasi kronis.

saya komplikasi akut?

Komplikasi akut (yang disebabkan diabetes) ter­jadi secara mendadak. Penyebabnya adalah kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia). Keluhan/gejala terjadi mendadak dan parah, sehingga penanganannya pun harus segera (termasuk kasus gawat darurat medis).

• Hipoglikemia, disebabkan kadar gula darah yang terlalu rendah (di bawah 60 mg/dl). Berakibat sangat berbahaya dan harus segera dibawa ke rumah sakit/dokter untuk mendapat pertolongan segera. Kondisi hipoglikemia dapat terjadi pada pasien yang

bergantung pad a suntikan insulin maupun yang minum obat antidiabetes, karena tidak atau terlambat makan dan melakukan olahraga yang berlebihan.

Waktu makan, harus teratur untuk mengimbangi suntikan insulin. Jadi waktu menyuntik insulin dan waktu makan harus seimbang. Jangan sampai Anda sudah menyuntik diri dengan insulin, lalu Anda terlambat makan atau malah tidak makan sama sekali. Anda akan mengalami hipoglikemia. Sedangkan Anda yang minum obat antidiabetes sulfonylurea sebetulnya tidak akan mengalami hipoglikemia asalkan Anda tidak mengabaikan waktu makan. Obat-obat diabetes yang lain umum- nya tidak menimbulkan hipoglikemia kecuali jika dikombinasikan dengan sulfonylurea. Saran para ahli, makanlah secara teratur, tiga kali makanan utama (sarapan, makan siang, makan malam) di- tambah camilan di antara waktu makan utama. Camilan ini dianggap penting untuk mencukupi kebutuhan kalori agar sesuai dengan insulin yang disuntikkan. Namun harap berhati-hati memilih camilan. Paling baik buah-buahan segar atau sa- yuran (segar atau setengah matang), jangan cake atau kue-kue yang sarat lemak jenuh.

Olahraga, mampu membakar kalori alias gula dan lemak dalam tubuh. Pilihan olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dosis obat agar kadar gula darah tetap dalam koridor normal. Paling aman disarankan olahraga jalan cepat se- lama 30 menit—satu jam tiga kali seminggu. Jika

Anda melakukan olahraga keras atau lebih sering (lebih dari tiga kali seminggu),harap lakukan juga pemeriksaan kadar gula darah lebih sering.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here