Home Health Bagaimana mengetahui hasil dari pemeriksaan kolesterol itu?

Bagaimana mengetahui hasil dari pemeriksaan kolesterol itu?

234
0

Apa yang harus kita ketahui dari hasil pemeriksaan kolesterol itu?

 

Dengan pengukuran kandungan kolesterol di dalam darah ini tidak hanya bertujuan untuk mengenali kadar kolesterol yang ada, bisa juga dipakai untuk membantu mengidentifikasikan seseorang akan resiko bahaya penyakit jantung yang bisa menyerangnya berdasarkan tingkatan dari kolesterol yang diukur.

Kolesterol biasanya diketahui lewat pengecekan darah di laboratorium. Kolesterol itu diukur dalam satuan miligram per desiliter darah yang biasanya disingkat menjadi miligram/dL, dan ada juga yang memakai satuan millimol per liter darah yang disingkat dengan mmol/L.

Saat mendapatkan hasil dari pengecekan kolesterol dari sebuah laboratorium atau rumah sakit biasanya di kertas laporan hasilnya akan tertera data sebagai berikut:

  • Complete Kolesterol
  • HDL Kolesterol
  • LDL Kolesterol
  • Trigliserida

 

Keempat komponen di atas merupakan komponen lemak utama dalam darah yang diukur dan dapat memberikan hasil yang memberikan gambaran tubuh sese­orang.

Complete Kolesterol

Complete Kolesterol menunjukkan jumlah antara HDL kolesterol, LDL kolesterol, dan trigliserida.

Jika kadar whole kolesterol melebihi 240 mg/dL (6.21 mmol/L) harus diwaspadai adanya risiko terhadap penyakit jantung.

Gambar terkaitDalam melihat hasil dari data kolesterol ini perlu juga diperhatikan nilai dari masing-masing jenis kolesterol yaitu HDL kolesterol, LDL kolesterol dan juga trigliseridanya. Dapat terjadi kadar whole kolesterol yang tinggi tidak otomatis menandakan adanya bahaya kolesterol tinggi pada tubuh seseorang karena bisa saja yang tinggi adalah HDL kolesterol (kolesterol baik) yang justru bermanfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, dalam membaca whole kolesterol ini harus diperhatikan pula kadar dari masing-masing jenis kolesterol yang ada.

HDL Kolesterol (Excessive Density Lipoproteins)

Kadar dari HDL menunjukkan seberapa besar kolesterol baik yang dimiliki dalam darah karena HDL ini berperan di dalam tubuh untuk membawa kolesterol yang berada di dalam darah menuju ke hati untuk diproses lebih lanjut dan menghindari terjadinya penumpukan kolesterol di saluran darah.

Semakin tinggi angka dari HDL dalam darah yang dimiliki seseorang akan semakin baik, tetapi bila semakin rendah angka yang dimiliki, maka harus waspada akan risiko penyakit jantung.

LDL Kolesterol (Low Density Lipoproteins)

Kadar dari LDL menunjukkan berapa banyaknya kolesterol yang kurang baik yang berada dalam darah, di mana kolesterol ini dari hati dibawa ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Bila kadar ini berlebihan dapat membuat timbunan pada saluran darah yang membahayakan tubuh.

Semakin tinggi kadar LDL yang dimiliki oleh darah dapat memberikan informasi akan risiko yang makin tinggi pada tubuh terhadap penyakit jantung.

Bila seseorang memiliki penyakit jantung dan koles­terol, maka sebaiknya kolesterol LDL selalu dijaga dalam batas 100 mg/DL.

Gambar terkait

Trigliserida

Kadar dari trigliserida dalam darah menunjukkan pula risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Jika seseorang telah mendapatkan laporan dari Lab mengenai hasil dari pemeriksaan yang dilakukan, sebaik­nya pasien mendiskusikan hasil dari pemeriksaannya ini ke dokter, karena dokter akan mengevaluasi dan juga memberikan terapi dan pengobatan yang tepat menghadapi masalah kolesterol ini.

Hasil gambar untuk Complete Kolesterol test report

Seberapa sering sebaiknya pemeriksaan kolesterol ini dilakukan?

Ketika seseorang memiliki riwayat keluarga yang berkolesterol tinggi, biasanya beresiko tinggi met miliki kadar kolesterol yang tinggi pula. Hal ini sering membuat khawatir dan membuat seseorang

Hasil gambar untuk Complete Kolesterol test reportSegera memeriksakan kolesterolnya ke dokter. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterol yang ternyata memang benar tinggi pada tubuhnya, biasanya orang tersebut akan berusaha terus mengetahui berapa kadar kolesterol yang dimilikinya. Tidak sedikit yang tidak sabar dan ingin terus-menerus memeriksa kadar kolesterolnya setiap hari hingga didapatkan hasil yang diinginkan.

Pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan secara berkala agar dapat terkontrol dengan baik. Yang dimaksud dengan berkala di sini adalah secara teratur dalam jangka waktu tertentu.

Menurut para ahli sejak berumur 20 tahun sebaiknya kolesterol pada seseorang sudah mulai di periksa. Ada yang menganjurkan pemeriksaan kolesterol untuk orang yang regular tanpa adanya gangguan pada kesehatannya sebaiknya setiap dua tahun sekali, ada pula yang menganjurkan setiap lima tahun sekali. Semakin sering diperiksa akan semakin tahu akan kadar kolesterol yang dimiliki oleh seseorang.

Bagi yang berisiko tinggi terhadap kolesterol, sebaik­nya pemeriksaan dilakukan setahun sekali ataupun 6 bulan sekali. Biasanya ini untuk orang-orang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kolesterol tinggi, kegemukan, penyakit jantung, stroke ataupun memiliki penyakit diabetes.

Bagi yang meminum obat, ataupun menjalankan terapi karena masalah kolesterol, sebaiknya dilakukan pemeriksaan antara satu sampai tiga bulan.

Hasil gambar untuk Complete Kolesterol test reportPemeriksaan kolesterol tidak tepat dilakukan setiap hari, seminggu sekali ataupun dua minggi sekali, karena pemeriksaan kadar kolesterol yang dilakukan dengan jarak kurang dari tiga minggu dapat menghasilkan knowledge yang kurang akurat, di mana ada kemungkinan keadaan kondisi kolesterol di dalam darah masih sama dengan kondisi sebelumnya. Karena itulah disarankan pemeriksaan kolesterol paling tidak satu bulan jaraknya dengan pemeriksaan sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here