Home Health Tahukah Anda Apakah Diabetes Itu?

Tahukah Anda Apakah Diabetes Itu?

475
0

Diabetes mellitus (dm) yang juga umum disebut kencing manis dan saat ini lebih diketahui sebagai diabetes saja, diabetes berasal dari bahasa Yunani Kuno yang menurut Wikipedia. com arti harfiahnya merupakan urine yakni terus mengalir, maksudnya merupakan air dari dalam tubuh yang terus mengalir keluar atau banyak berkemih.

Sebaliknya mellitus berarti madu ataupun manis. Dengan demikian, kata diabet mellitus dapat diartikan ataupun dikonotasikan sebagai urine yang manis semanis madu.

Benarkah? Pada kenyataannya urine pengidap diabet kerap dikerumuni semut, selain itu pengecekan di laboratorium menunjukkan kandungan gula darah yang tinggi melebihi wajar.

Sebetulnya kandungan gula dalam urine tidak bisa dijadikan dimensi untuk kandungan gula dalam darah.Bila di dalam urine tidak ditemui glukosa, bukan berarti kandungan gula dalam darah tidak tinggi. Kandungan gula dalam darah selalu lebih tinggi dari kandungan gula dalam urine.

Dan pembuangan glukosa lewat ginjal pada masing-masing orang, berbeda, sehingga kandungan gula dalam urine tidak secara otomatis bisa dijadikan dimensi kandungan gula dalam darah. 

Masih menurut Wikipedia. com diabet merupakan suatu sindrom kekacauan metabolisme yang adalah akibat dari campuran keturunan dan lingkungan. Hasilnya merupakan kondisi tidak wajar kandungan gula darah yang tinggi (hyperglycemia).

Kandungan gula darah dikontrol interaksi yang lingkungan oleh beberapa zat kimia dan hormon-hormon di dalam tubuh (tercantum hormon insulin yang dibuat oleh sel-sel beta di dalam pankreas).

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa diabet mellitus adalah kelompok penyakit kronis yang mengacu pada penyakit dengan gejala kandungan gula darah yang tinggi yang diakibatkan tubuh tidak lagi memiliki hormon insulin ataupun insulin tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Kenapa insulin? Karena insulin merupakan hormon yang tugasnya memasukkan gula yang berada dalam darah ke sel-sel untuk diganti menjadi tenaga. Insulin dibuat oleh kelenjar pankreas.
diabetes adalah penyakit kronis yang paling kerap ditemui di abad ini.

Menurut riset World Health Organization pada tahun 2000 diperkirakan 2, 1% penduduk dunia mengidap diabet, sekitar 60% terdapat di Asia. sebaliknya data di Indonesia diperkirakan 1, 2—2, 3% jumlah penduduk Indonesia yang berumur 15 tahun ke atas mengidap diabet.

Diperkirakan pada tahun 2000 ada 8, 4 juta pengidap diabet di Indonesia. Ini menempatkan Indonesia sebagai negeri ke-4 dengan jumlah pengidap diabet terbesar di dunia sehabis India, China, dan Amerika Serikat. Angka tersebut diketahui condong bertambah setiap tahun bersamaan dengan meningkatnya perkembangan ekonomi.

Yang jelas, disinyalir beberapa tahun terakhir ini berlangsung kenaikan penderita diabet pada umur di atas 45 tahun. Itu yang tercatat dari penderita diabet yang datang berobat ataupun yang tercatat tidak terencana diakibatkan penderita datang bukan dengan keluhan diabet.

Diperkirakan lebih banyak lagi (sekitar 50 %) yang tidak tercatat karena tidak mengenali bahwa pribadinya mengidap penyakit tersebut. Gejala penyakit diabet memang tidak khas, sehingga kerap kali terabaikan. Kenaikan diabet di Indonesia diperkirakan para ahli akan menjadi 2 kali lipat pada tahun 2030.


Kandungan gula darah tinggi, apakah berbahaya?


Sangat berbahaya, karena mengacaukan kerja organ-organ vital kita (semisal jantung, ginjal, mata, gigi, saraf, dll.) dan merusaknya. pengidap diabet kerap tidak menyadari bahwa pribadinya mengidap penyakit itu.

Memang, diabet adalah salah satu penyakit yang dijuluki silent killer yang membunuh/melanda secara diam-diam. Tahu-tahu penyakit sudah parah, beberapa organ penting sudah rusak, terlebih lagi berlangsung pembusukan luka yang hams diamputasi.


Adanya gangguan dalam meregulasi kandungan gula dalam darah dan adanya gangguan pada proses transportasi glukosa dari darah ke sel-sel tubuh, menimbulkan gula darah bertambah. Hal ini diakibatkan ketiadaan hormon insulin ataupun hormon insulin yang tidak bisa berfungsi sebagaimana sepatutnya untuk memproses gula darah agar bisa diserap sel-sel tubuh menjadi tenaga.

Karena itu bisa dikatakanbahwa penyakit diabet diakibatkan oleh gula darah yang bertambah karena kurang maksimalnya insulin ataupun tiadanya pembuatan insulin. Dan bila kandungan gula darah tidak dikendalikan dengan baik, akan timbul komplikasi penyakit-penyakit yang berbahaya dan mematikan.


Mengapa kandungan gula darah bisa bertambah?


Kandungan gula darah bisa naik melalui beberapa cara tergantung pada berbagai diabetesnya. Pada diabet tipe 1, pankreas yang memproduksi insulin tidak sanggup ataupun kurang sanggup memproduksinya. dampaknya, kandungan insulin kurang terlebih lagi bisa tidak ada sama sekali.

Dengan demikian, glukosa tidak bisa ditransfer ke sel-sel untuk diganti menjadi tenaga. Gula darah tetap berada dalam darah, kian lama kian banyak. Terjadilah kenaikan kandungan gula darah dalam darah.

Pada diabet tipe 2, insulin dibuat namun kualitasnya tidak baik sampai-sampai tidak bisa berfungsi sebagaimana sepatutnya, yakni tidak seluruh glukosa bisa ditransfer ke sel-sel. dampaknya, berlangsung kenaikan kandungan glukosa dalam darah.

Ataupun hormon insulin tidak bisa berfungsi sebagaimana sepatutnya karena reseptor tertutup lemak (bila pengidap diabet bertubuh gendut) sehingga insulin tidak bisa membawa glukosa ke selsel tubuh.


Sedianya penyebab diabet beragam, tetapi pada dasarnya diakibatkan minimnya ataupun tidak diproduksinya hormon insulin.

Hal ini diakibatkan:
• Menyusutnya jumlah sel yang memproduksi insulin (keturunan)
• serangan virus pada pankreas
• Penyakit degeneratif (kanker, jantung, dll.)
• Penyakit otoimun (lupus dll.)
• Kehamilan
• Resistensi insulin
• menyusutnya sensitivitas sel terhadap insulin (biasanya diakibatkan kegemukan).


Sepanjang ini orang mengira bahwa diabet bisa ditanggulangi dengan minum obat penurun kandungan gula darah. lazimnya orang tidak mengenali bahwa kandungan gula darah bisa naik ataupun turun dengan bebeapa cara tergantung pada berbagai diabet. Karena itu, harus diketahui terlebih dulu berbagai penyakit diabet yang diidap sebelum didefinisikan tipe obat yang harus diminum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here